Dominasi Transaksi Dan Melemahnya Dominasi Transaksi Yang Terjadi Secara Akumulasi Membentuk Dua Kondisi Pergerakan Harga Yaitu Kondisi Trending Dan Kondisi Sideway. Kedua Kondisi Ini Secara Teknis Dapat Dilihat Dengan Mengamati Bentuk Distribusi Data Yang Terbentuk, Baik Secara Visual Maupun Menggunakan Prinsip-Prinsip Pengukuran.
Transaksi-transaksi yang dilakukan pelaku pasar di Forex Market adalah penyebab utama terbentuknya pergerakan harga. Nah, jika harga (nilai tukar) yang terjadi tersebut di susun berdasarkan satuan waktu tertentu maka susunanya akan memperlihatkan dan menggambarkan pada kita perubahan yang terjadi pada harga dari waktu ke waktu tertentu tersebut. Seperti sudah kita pahami terbentuknya sebuah ‘harga’ atau ‘nilai tukar’ terjadi karena adanya transaksi di pasar mata uang, dan transaksi ini dilakukan oleh pelaku pasar dengan alasan-alasan tertentu saat pelaku pasar memutuskan untuk melakukan transaksi tersebut. Apapun alasan para pelaku pasar tersebut ketika melakukan transaksi maka kita sebagai analis tidak pernah bisa mengetahui dengan tepat apa saja alasan-alasan yang melatar-belakangi setiap keputusan yang di ambil para pelaku pasar tersebut. Kita hanya dapat mengamati keputusan-keputusan apa saja yang telah mereka ambil berdasarkan pengamatan terhadap perubahan data harga yang terjadi. Nah, dari sini kita bisa tarik korelasi bahwa apapun alasan para pelaku pasar tersebut ketika mereka melakukan transaksi maka alasan-alasan tersebut berhubungan langsung dengan keputusan yg mereka ambil yaitu jenis transaksi yang mereka lakukan dan jenis transaksi apa yang mereka lakukan dapat kita lihat dari perubahan nilai tukar (harga) yang terjadi. Kesimpulannya berarti bahwa apapun alasan pelaku pasar secara langsung akan tercermin pada perubahan harga itu sendiri.
Para pelaku pasar jumlahnya sangat banyak dan kita tidak pernah tahu berapa persis jumlahnya dan ini juga berarti ada sangat banyak alasan yang akan melatar-belakangi keputusan-keputusan transaksi yang dilakukan para pelaku pasar ini. Kabar baiknya seberapa banyak pun jumlah pelaku pasar yang aktif bertransaksi dan seberapa banyak pun alasan yang melatar-belakangi keputusan mereka maka keputusan transaksi yang akhirnya mereka lakukan hanya ada dua pilihannya, yaitu transaksi ‘Buy’ atau transaksi ‘Sell’. Dan karena hanya ada dua jenis transaksi yang mungkin dilakukan pelaku pasar maka pada perubahan harga (nilai tukar) ini juga hanya menimbulkan dua hal yaitu nilai tukar (harga) menjadi lebih tinggi atau menjadi lebih rendah. Nah, secara teknis naik dan turunnya nilai tukar mata uang ini jika di susun dari waktu ke waktu akan membentuk urutan data harga berdasarkan waktu. Susunan data harga ini akan memperlihatkan perubahan nilai tukar mata uang (harga) dari waktu ke waktu yang jika diamati dan dikelompokkan maka perubahan nilai tukar ini secara akumulasi hanya memperlihatkan dua buah pola pergerakan perubahan nilai tukar mata uang.
Pola pergerakan perubahan nilai tukar mata uang yang pertama adalah akumulasi perubahan nilai tukar terjadi secara terus-menerus dari waktu ke waktu pada arah yang sama dalam waktu yang relative panjang, artinya dari ‘data harga’ perubahan nilai tukar (harga) ini jika perubahannya adalah naik maka kita akan melihat nilai tukar terus menaik dari waktu ke waktu dan juga sebaliknya jika perubahannya adalah turun maka kita akan melihat nilai tukar terus menurun dari waktu ke waktu. Pola pergerakan perubahan nilai tukar mata uang yang kedua adalah akumulasi perubahan nilai tukar (harga) terjadi pada satu arah dalam waktu yang relative pendek dan kemudian diikuti akumulasi perubahan nilai tukar pada arah sebaliknya dalam waktu yang relative pendek juga, artinya dari ‘data harga’ perubahan nilai tukar (harga) akan terlihat perubahannya mula-mula bergerak pada satu arah dalam waktu yang relative pendek lalu kemudian nilai tukar (harga) ini perubahannya bergerak kembali dengan arah yang berlawanan dari arah perubahan sebelumnya yang juga terjadi dalam waktu yang relative pendek.
Untuk memudahkan para analis seringkali menggunakan istilah untuk kedua pola akumulasi pergerakan perubahan nilai tukar (harga) ini sebagai pola Trending dan pola Sideway. Pola Trending adalah pola akumulasi pergerakan perubahan nilai tukar (harga) yang terjadi pada satu arah dalam waktu yang relative panjang, dan pola Sideway adalah pola akumulasi pergerakan perubahan nilai tukar (harga) yang terjadi pada dua arah secara bergantian dalam waktu yang relative singkat. Dari penelitian para analis juga melihat bahwa kedua pola akumulasi pergerakan perubahan nilai tukar (harga) ini selalu terjadi bergantian secara sistematis, jadi ketika akumulasi pergerakan perubahan nilai tukar saat ini polanya adalah Trending maka sudah dapat di pastikan bahwa pola selanjutnya adalah Sideway dan begitu juga jika pola saat ini adalah Sideway maka pola selanjutnya yang akan terjadi adalah pola Trending.
Berapa lama terjadinya fase pola Trending atau pola Sideway ini berlangsung pada pergerakan harga sampai saat ini masih merupakan misteri yang belum terpecahkan. Panjang dan pendeknya waktu berlangsungnya fase pola Trending atau fase pola Sideway secara teknis berhubungan langsung dengan ‘minat’ para pelaku pasar yang hingga saat ini pun masih belum terukur secara jelas. Dari pengamatan diketahui bahwa waktu berlangsungnya fase pola Trending cenderung terlihat lebih pendek dibandingkan waktu berlangsungnya fase pola Sideway, sedangkan range pergerakan harga pada pola Trending sudah dapat dipastikan akan selalu lebih besar dibandingkan range pergerakan harga pada pola Sideway. Nah, pemahaman yang mendalam tentang pola Trending dan pola Sideway yang terjadi pada pergerakan harga akan sangat membantu kita sebagai analis untuk mengetahui kecenderungan pergerakan seperti apa yang sedang terjadi saat ini. Mengapa? Karena sebagaimana yang telah kita ketahui perilaku pelaku pasar di pola Trending dan pola Sideway sangat berbeda dan perbedaan ini tentu saja akan membuat strategi yang digunakan dalam membuat keputusan-keputusan transaksi yang akan dilakukan pada setiap pola juga berbeda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar